Sunday, 29 October 2017

Pengalaman Pertama Naik kereta api Jogja-Solo



Halo semuanya, disini aku mau berbagi pengalamanku pergi ke Solo menggunakan Kereta Api.
 Sebelumnya aku mau bercerita, karena aku berasal dari Sumatra, tepatnya di Jambi dan itupun masih di pelosok lagi jadi barang tentu aku belum pernah sekalipun menggunakan transportasi umum Kereta Api karena mayoritas Kereta Api penumpang hanya beroprasi di pulau jawa ( maafkeun kalau salah yak ).
Jadi kemarin adalah pengalaman pertamaku menggunakan kereta api, aku pergi bersama teman seperjuangan dari Magelang yang secara luar biasa juga belum pernah menggunakan transportasi yang satu ini. Jadi berkelanalah dua orang anak manusia buta arah yang bertekat berangkat ke Solo hanya untuk makan bakso. Karena memang tidak ada tujuan sebenarnya, satu satunya tujuan kami berangkat ke solo hanya untuk mencoba KA saja.
Perjalanan bermula saat temanku datang dari Magelang dan menjemputku ke kosan di Jogja, setelah itu kami berangkat ke stasiun Tugu Jogja, walaupun sebenarnya dari kosanku akan lebih dekat jika kami pergi ke stasiun lempuyangan, tetapi ada alasan lain mengapa kami lebih memutuskan untuk ke stasiun Tugu. Kenapa ? ini adalah salah satu taktik dalam berkelana dengan budget pas-pasan. Kalian juga bisa menerapkannya agar tetap mendapatkan tempat duduk yang nyaman hingga sampai tempat tujuan. Awalnya juga aku kurang tau maksudnya, hanya mengikuti saran teman yang sudah sering ke solo, mereka menyarankan untuk naik kereta dari stasiun tugu saja. Karena sebagai amatir yang baik maka saya hanya mengikuti saran mereka saja.
Tibanya di stasiun Tugu, kami langsung saja menuju loket untuk membeli tiket kereta api, karena ini baru kali pertama jadi semua hal tampak membingungkan, sudah begitu banyak orang yang mengantri bahkan ada yang sampai duduk berjejer di lantai. Saat kami tiba,karena belum tahu apa-apa, kami mengambil nomer antrian dari mesin dan setelah terdengar panggilan dari customer servise, alangkah terkejutnya kami ternyata kami masih harus menunggu puluan orang lagi sebelum nomer antrian kami di panggil. Dan yang paling mengejutkan lagi adalah, ketika mata kami menangkap siluet papan yang bertuliskan “ Pramek Jogja-Solo Rp.8000 “ Terpampang di ujung dalam loket dengan antrian yang tidak seberapa, secara otomatis aku dan temanku berpandangan dengan bodohnya dan tertawa meruntuki kebodohan kami. Langsung saja kami bergabung dengan antrian dan tak lama kemudian tiket Kereta Pramek tujuan Solo Balapan sudah di tangan kami.
Dan akhirnya aku tau kenapa temanku menyarankan agar berangkat dari stasiun tugu, di tiket tercetak dengan jelas kalo tidak tersedia kursi,jadi untunk mendapatkan kursi adalah faktor keberuntungan saja.Setelah tiket berada di tangan dan waktu keberangkatan masih 45 menit lagi jadi kami mampir ke minimarket sebentar untuk membeli minum, dan setelah itu kami bingung harus masuk lewat mana jadi kami bertanya kepada petugas yang ada di dpan loket,setelah tiket kami di scan, kami di beritahu untuk masuk saja dan kereta akan berada di jalur satu paling kanan, setelah kami masuk stasiun sudah banyak orang memenuhi semua tempat duduk yang tersedia jadi kami harus rela berdiri menjelang kereta datang dan bukan hanya itu yang menjadi halangan, kami sama bingung dengan jalur satu yang di maksud si ibu penjaga karena terlalu panjang jalur satu yang tersedia, alhasil dengan segenap ketidak tahuan, aku bertanya pada mbak-mbak yang kebetulan juga sedang menunggu kereta dan memastikan bahwa kami menuggu di tempat yang benar.
Tidak menunggu berapa lama, kereta yang kami tungu pun tiba, saat bersiap menunggu kereta hampir tiba d sisi rel yag telah di sediakan, ada bapak-bapak yang menegur bapak lainnya kalau di depan itu khusus wanita, awalnya aku sedikit bingung apa maksudnya tetapi etelah kereta tiba aku baru paham kalau sekareng ada gerbong khususu untuk wanita, jadi tidak perlu khawatir untuk berdesak-desakan dengan kaum pria dan menghindari pelecehan di dalam kereta.
Fasilitas ini cukup membuat nyaman pengguna. Setelah memasuki kereta tidak banyak tempat duduk yang tersisabahkan temanku harus menunggu hingga kereta sampai di stasiun berikutnya dan ada penumpang yang turun baru bisa duduk di kursi. Perjalanan berjalan cukup lancar hingga sampai tujuan di Solo walaupun saat perjalanan kepala ku terasa hampir copot saat angin dari kereta api di belakang saat ada kereta api ain dengan kecepatan super lewat, tetapi semuanya bejalan aman nyaman dan menyenangkan. Ini merupakan salah satu pengalaman yang cukup mendebarkan dan aku berencana mengajarkan anakku kelak untuk menggunakan transportasi umum agar mereka juga bisa mengetahui sensasinya.



Tips dan Saran :
Bukan bermaksud menggurui atau apapun, saya hanya berbagi pengalaman saja kepada teman-teman yang ingin bepergian ke Solo dari Jogja dengan tujuan berwisata ataupun hanya ingin mencoba naik kereta api seperti saya.
1. Naik lah dari stasiun Tugu agar mendapat tempat duduk
2. Turun di stasiun Purwosari jika ingin pergi ke pasar Klewer ataupun PGS
3. Jangan bepergian di high season atau liburan jika tidak ingin kehabisan tiket kereta
4. Jika pergi pada high season dan berencana langsung pulang pada hari yang sama pastikan untuk membeli tiket pulang ke jogja saat tiba di solo agar tidak kehabisan
5. Jangan naik becak jika tidak perlu
6. Nikmati perjalananannya.

No comments:

Post a Comment