Hanya tentang saya dan kegilaan saya. Jalan-jalan dan makan, cerita absurd dan tidak jelas. jika berkunjung mohon di maklumi.Karena ini adalah cerita saya dalam menempuh hidup sebagai manusia penghuni bumi.
Thursday, 23 November 2017
PURA AGUNG BESAKIH , REKOMENDASI TEMPAT WISATA YANG WAJIB DIKUNJUNGI SAAT BERLIBUR KE BALI
Pura yang terletak di kaki gunung Agung ini merupakan salah satu Gunung Aktif di pulau dewata yang beberapa saat lalu baru meletus, memuntahkan laharnya. Tepatnya di Desa Besakih, Rendang, Kabupaten Karangasem, pulau dewata Bali.Komplek Pura Besakih terdiri dari satu pura pusat ( Pura Penataran Agung Besakih) dan 18 Pura pendamping ( 1 pura Basukian dan 17 Pura Lainnya ). Di pura Basukian, di area ini menjadi tempat diterimanya wahyu Tuhan oleh Hyang Rsi markendya, cikal bakal Agama Hindu Dharma sekarang di Bali, sebagai Pusatnya . Pura Besakih merupakan pusat kegiatan dari seluruh pura yang ada di Bali. Diantara semua pura-pura yang termasuk kedalam kompleks Pura Besakih, Pura Penataran Agung adalah Pura terbesar, terbanyak bangunan –bangunan pelinggihnya, terbanyak jenis upakaranya, dan merupakan pusat dari semua pura yang ada di komplek Pura Besakih. Di Pura Penataran Agung terdapat 3 Arca atau candi utama simbol stana dari sifat tuhan Tri urti , yaitu Dewa Brahma, Dewa Wisnu, dan dewa Siwa yang merupakan perlambang Dewa Pencipta, Dewa Pemelihara, dan Dewa Pelebur/ Reinkarnasi.
Keberadaan fisik Bangunan Pura Besakih tidak sekedar menjadi tempat pemujaan terhadap Tuhan Yang aha Esa, menurut keperayaan Agama Hindu Dharma, yang tersebar di Pulau Bali, Pura Besakih memiliki keterkaitan latar belakang makna terkait Gunung Agung, yang merupakan Gunung Tertinggi di pulau Bali, yang dipercaya sebagai pusat pemerintahan Alam Arwah , alam para Dewata yang menjadi utusan tuhan untuk wilayah Bali dan sekitarnya, sehingga dibangunlah Pura Agung Besakih di lereng Barat Daya Gunung Agung untuk kesucian umat manusia. ( Sumber : Wikipedia ndonesia)
Pura Agung Besakih sendiri berjarak cukup jauh dari Kota Denpasar, yang menjad pusat pemerintahan Bali. Jika di tempuh dari Denpasar, dapat menempuh jarak lebih kurang 2 jam dengan kendaraan pribadi seperti mobil ataupun sepeda motor. Jalanan menuju Pura Agung cukup tajam dan melelahkan tetapi ketika hampir sampai ke daerah besakih, suhu udara sudah muai menurun, udara sekitar benar-benar dingin dan sejuk sehingga cocok untuk dijadikan tempat liburan dan menghilangkan penat setelah menghabiskan hari dengan berbagai kesibukan dan bergelut dengan polusi udara.
Sesampainya di komplek Pura, kita akan disambut dengan apangan parkir yang di sekelilingnyamenyediakan kios-kios yang menjual berbagai makanan dan pernak-pernik oleh-olehkhas bali, mulai dari kain bali, hingga udeng dan kamen degan harga yang cukup terjangkau. Jika kalian menggunakan sepeda motor, kalian dapat lebih naik ke tempat karcis, disana kita bisa membeli karcis masuk, setelah itu kita di perbolehkan memilih kamen ( Sarung untuk masuk ke kompleks pura ) lengkap dengan Guide yang akan menemani kita dan memandu mengelilingi komplek pura.
Disini juga di sediakan jasa ojek yang akan mengantarkan langsung tamu ke daerah pura yang sudah menjadi satu dengan harga tiket masuk yang berarti tidak memerlukan biaya tambahan, tetapi jika kalian menggunakan sepeda motor sendiri, kalian dapat menggunakan motor hingga keatas. Tetapi jangan terkejut saat tiba di parkiran di dekat pintu masuk pura, kita aan di sambut dengan banyak ibu-ibu yang menawarkan bunga, dupa dan berbagai alat untuk sembahyang dengan harga yang tidak masuk akal, bukan hanya itu, terkadang mereka akan memaksa kita untuk membelinya, terlebih jika kita terlhat bingung.
Sebenarnya, untuk sesembahan yang mereka tawarkan, kita tidak wajib membelinya jika kita tidak berniat untuk sembahyang, apalagi untuk teman-teman yang beragama bukan Hindu, kalian boleh menolak para menjual itu dengan sedikit tegas agar tidak tertipu. Bukan hanya itu, akan ada beberapa anak yang menawarkan jasa foto dengan wajah dan suara memelas yang akan terus menerus mengulagi kalimat yang sama dan nada yang sama, jangan tertipu, karena banyak anak yang meang bekerja untuk melakukan hal itu.
Pemandangan dari atas pura cukup indah, bangunan pura juga mengesankan, banyak sejarah yang bisa di ambil, Guide juga menjelaskan beberapa hal yang penting untuk diketahui sehingga wisatawan dapat mempelajari hal baru .
Tetapi yang perlu di perbaiki dari tempat ini adalah, seperti yang kita ketahui bahwa Pura Besakih ii merupakan tempat ibadah tetapi para pekerja yang mencari nafkah dari tempat wisata ini terlalu kasar dan tidak tau aturan, hal itu sangat disayangkan dan tentu saja dapat mengganggu wisatawan yang berkunjung dan ingin menikmati perjalanan mereka, bahkan saat penulis berkunjung kesana, ada pedagang yang menawarkan alat sembahyang marah karena kam tidak membeli semua yang mereka tawarkan paahal kami sudah bertanya apakah wajib membawa alat upakara, tetapi mereka hanya berbelit dan marah, bukan hanya t, ada turis yang merasa cukup terganggu dan risih dengan anak yang terus menerus menawarkan jasa foto, hal itu tentu dapat mencoreng nama baik tempat wisata itu sendiri.
Penulis berharap untuk ketertiban di tempat ini dapat di perbaiki lagi.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment