Tuesday, 15 January 2019

Taman Fetival Bali , Wisata Horror Mencekam Di Pulau Bali


       
  Taman Festival Bali ini terletak di dekat Pantai Padang Galak, tepatnya berada di Jl. Padang Galak No.03, Kesiman, Denpasar Tim, Kota Denpasar, Bali. Tempat ini merupakan tempat bekas taman bermain yang sepertinya cukup besar dan megah sebelumnya ketika masa jayanya, akan tetapi sayangnya kini taman bermain ini sudah terlantar dan tak terurus sehingga suasana yang mencekamlah yang pertama kali menyambut pengunjung yang datang.

            Tak ada loket karcis yang berisi penjaga loket dapat kita temui seperti saat berkunjung di berbagai taman bermain, disini kita hanya dapat menemukan bekas loket yang sudah rapuh dan tersilang bamboo, banyak daun kering berserakan serta kaca yang sudah tak lagi bagus. Padahal, kabarnya tempat wisata yang di bangun tahun 1997 silam ini dahulunya punya banyak wahana megah yang meskipun sampai sekarang masih terlihat bekasnya tetapi dulu disaat masa jayanya, wahana yang ditawarkan pun cukup keren, mulai dari gedung pertunjukan, amphitheater, Teater 3D, Kebun Binatang, Wisata Alam, Hingga Gunung Buatan yang bisa meletus non stop, sudah bisa dibayangin kan ya gimana kerennya pada saat itu.


            Tapi semua hal itu tak berlangsung lama, karena taman hiburan ini harus di tutup pada tahun 1999, kabarnya karena begitu megahnya tempat ini , maka pemilik kehabisan modal untuk melanjutkan pembangunannya alias mengalami kebangkrutan, alhasil tempat ini dibiarkan begitu saja selama belasan tahun, dan pada tahun 2012 silam, bencana kembali menimpa tempat hiburan yang telah ditinggalkan ini, terjadi kebakaran di kawasan tempat hiburan yang tak lagi dirawat ini yang kabarnya diakibatan karena kelalaian seseorang yang membakar sampah dan apinya menyebar sehingga menimbulkan kebakaran. Sebenarnya hal itu sangat mungkin terjadi karena banyaknya dedaunan kering yang menutupi tempat ini yang memudahan api untuk cepat menyambar.

            Sekarang semua bangunannya sangat tidak terawatt, banyak atap yang sudah hancur, bangunan teater yang mungkin dahulu kala sangat cantik kini tampak sangat gelap dan menyeraman di tambah lagi dengan berbagai macam mural yang menghiasi setiap pojokan dinding bangunan yang tak terpakai ini menambah kesan seram kawasan ini. Jika kalian masuk lebih dalam, kalian akan menemukan begitu banyak bangunan luas yang sebenarnya saya juga kurang tahu pasti dahulunya tempat apa, lalu untuk gedung teaternya sendiri, jujur saya tidak berani untuk memasukinya karena benar-benar terlihat mistis dan mirip dengan rumah hantu. Taman hiburan ini sangat luas jika di telusuri dan cukup membuat kita lelah.

            Bekas bangunan besar yang sepertinya bekas kandang burung ataupun satwa lain saya juga kurang paham masih terlihat megah walaupun tak lagi ditutupi atap. Dan kabarnya waktu saya berkunjung, saya sempat mendengar kabar yang mengatakan bahwa katanya masih ada buaya yang hidup dan tertinggal di taman festival ini , tetapi saya juga kurang paham apakah benar ada ataupun tidak . jika ditelusuri semakin dalam, taman festival ini semakin menyeramkan dan gelap dan cocok bagi kalian yang memang menyukai hal-hal menantang dan menyeramkan,selain banyak bangunan megah yang sudah terlantar, terdapat pula patung yang sangat menyeramkan di bagian tengah taman hibuan ini yang menambah kesan horrornya.


            Jadi , saya sangat merekomendasikan tepat ini bagi kalian yang tidak penakut ya. Tapi untuk kalian yang tidak begitu suka hal menyeramkan tetapi penaaran dengan tempat ini, disarankan untuk dating berama teman-teman ya, jadi setelah lelah ketakutan bermain di taman festival terlanta ini, kalian bias seikit berjalan kaki keluar kawasan Taman festival dan menikmati keindahan padang galak yang lumayan ramai dikunjngi wisatawan yang menghabiskan waktunya bersantai duduk di bangku tepi pantai ataupun bermain menghabiskan waktu bersama, sungguh hal yang kontras dengan keadaan di dalam kawasan Taman Festival yang terasa sangat mencekam dan tapak tak ada tanta-tanda kehidpan yang terasa .


No comments:

Post a Comment