Tuesday, 13 December 2016

"KIPO' MAKANAN KHAS KOTA GEDE YANG BELUM JADI ARTIS



“KIPO”  Adalah Makanan Tradisional khas Kota Gede,Yogyakarta.

            Apakah kalian tahu dengan makanan khas jogja yang satu ini?atau lebih tepatnya di kota Gede.memang tidak banyak orang yang mengetahui tentang makanan khas yag satu ini terlebih lagi masyarakat di luar kota Yogyakarta.
            Walaupun tidak se terkenal bakpia ataupun Gudeg,akan tetapi Kipo merupakan salah satu makanan khas yang wajib di lestarikan agar akan tetap selalu ada.
            Kalian pasti bertanya-tanya,apa sih KIPO itu?
            Makanan dari mana KIPO itu?
            Nah ayo kita simak cerita di bawah ini.
Apasih “KIPO” itu?
            KIPO adalah makanan Khas Kota Gede,Yogyakarta dan hanya dapat di temukan di Kota Gede saja.
Cerita sebenarnya kenapa dinamakan Kipo ,ada yang mengatakan dahulu saat sultan agung pagi-pagi sedang duduk di cepaki wedang teh dan makanan aneh dan tidak biasa lalu bilang “Iki Opo?” lalu di singkat menjadi Ki Po.Tetapi sebetulnya kta juga belum tau asal kosa kata Kipo tersebut secara benar.
            Saat ini produsen kipo hanya tinggal sedikit dan bahkan bisa dihitung dengan jari,sekarang mungkin hanya tinggal tiga podusen saja yang membuat kipo dan hanya keluarga tertentu saja,karena proses pembuatannya sangat manual da rumit maka banyak orang yang Wegah atau malas membuatnya,terlebih harga nya yang tergolong sangat murah tidak sebanding dengan tingkat kerumitan pembuatannya.
            Padahal sudah dilakukan peatihan khusus membuat makanan kipo,akan tetapi tetap saja tidak bayak yang bertahan,proses pembuatan yang rumit membuat para peserta pelatihan tidak melanjutkan pelatihannya.
            Sebenarnya tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama untuk membuat kpo,sekitar sepuluh menit saja maka kipo sudah dapat di buat akan tetapi dalam proses pembuatannya membutuhkan kesabaran dan ketelitian,pasalnya jika komposisi bahan tidak sesuai maka dapat mempengaruhi  rasanya.
            Terkadang makanan ini menjadi buah tangan bagi para pengunjung wisata kota gede.Kipo dapat bertahan selama 3 hari dan di bandrol dengan harga 1.500 rupiah saja.akan tetapi kenapa makanan khas ini tidak se populer makanan khas jogja lain seperti gudeg dan bakpia?padahal sebenarnya makanan ini memiliki potensi untuk menjadi terkenal juga.
            Jika permasalahannya adalah proses pembuatannya yang rumit dan harganya yang terlampau murah,mengapa tidak di kembangkan inovasi yang membuat kipo menjadi tahan lama dan bernilai jual tinggi?selain proses pembuatannya yang rumit,umur kipo yang hanya 3 hari saja membuat orrang berfikir dua kali untuk membeli kipo sebagai oleh-oleh jika mereka harus menempuh perjalanan jauh.
            Andai saja ada solusi yang dapat membuat kipo bertahan lebih lama,lebIh berkualitas,dan lebih eksklusive,bukan tidak mungkin popularitas yangko bisa menyaingi bakpia yang sudah menjamur di seluruh penjuru jalanan jogja.
            Mengapa hanya mengandalkan satu saja kuliner khas jogja,jika jogja mempunyai lebih dari itu?
            Sekian pembahasan tentang KIPO ,semoga dapat bermanfaat dan bagi kalian yang penasaran bagaimana sih KIPO itu dan bagaimana rasanya bisa langsung  berkunjung di Kota Gede.
           

No comments:

Post a Comment