Tuesday, 13 December 2016

SEJARAH DAN ASAL USUL "GUDEG" MAKANAN KHAS JOGJA


Asal Usul dan Sejarah Gudeg Jogja

Makanan Gudeg adalah makanan khas jogja yang cukup terkenal dan terbuat dari nangka muda atau dari bunga kelapa.

Sejarah asal usul makanan Gudeg

                Di sebuah sudut kota jogja pada zaman penjajahan Inggris tinggallah seorang warga negara Inggris yang tinggal di Indonesia dan memiliki istri seorang perempuan Jawa,Warga negara Inggris itu memanggil istrinya dengaan sebutan “dek” karena memang sudah menjaadi tradisi jawa yang biasanya memanggil istri yang notabene sebagai ibu rumah tangga dengan panggilan “dek”.

                Pada suatu hari ketika sang suami sedang pegi bekerja sang istri bingung ingin memasak apa,akhirnya dia teringat resep turun temurun keluarganya yang menggunakan bahan dari nangka muda tersebut,dan mulalah dia memasak.Karena mungkin sudah sangat lapar sesampainya di rumah,sang suami langsung menuju ke meja makan dan makan dengan lahapnya masakan yang di masakkan oleh istrinya tadi,selesai makan sang suami berkata agak keras “good dek” ‘it’s good dek” dengan ekspresi sangat senang.Sang Istri terkejut dan mulai menceritakannya ke tetangga dan teman-temannya kalau sang suami senang sekali di masakkan resep turun-temurun itu dan setiap kali selesai makan-makanan itu dia selalu bilang “Good Deg” dan dari situah makanan itu mulai disebut GUDEG sebagai metamorfosis dari kata “GOOD DEG”.

                Gudeg makanan khas jogja ini adalah salah satu makanan khas yang diminati oleh beberapa orang ,rasanya yang khas dan manis membuat orang mudah ingat dengan makanan yang satu ini,Gudeg adalah buah nangka muda yang di rebus di atas tungku sekitar 100 derajat celcius selama 24 jam untuk menguapkan kuahnya.Sebagai lauk pelengkap,daging ayam kampung dan telur bebek di pindang yang kemudian di rebus.Sedangkan rasa pedas merupakan paduan sayur tempe dan sambal krecek.

                Dahulu,orang jogja hanya mengenal satu jenis gudeg,yakni gudeg basah .Gudeg kering dikenal setelahnya,sekitar 57 tahun dari sekarang.Hal ini setelah orang-orang dari luar jogja mulai membawanya sebagai oleh-oleh.Keuntungannya,gudegpun tumbuh menjadi home industri makanan tradisional yogya.Tidak hanya rasanya,tapi juga kemasan Gudeg  yang di kemas menarik dengan menggunakan “Besek”(ayaman dari bambu) atau menggunakan “kendil” (guci dari tanah liat yang dibakar).Melengkapi sajian gudeg akan lebih pas disertai minuman teh gula batu.

             Jadi,karena itulah makanan yang saat ini menjadi salah satu ikon kota Yogyakarta itu di sebut dengan Gudeg. atau "GOOD DEK"

             Semoga bermanfaat 

No comments:

Post a Comment